• Mbah Mijem Wisudawati Cumlaud Berusia 104 Tahun




    Wisuda lansia yang diselenggarakan setiap masa pendidikan informal berakhir merupakan bentuk penghargaan atau apresiasi terhadap lanjut usia. Acara wisuda lansia tidak jauh berbeda dengan wisuda yang diselenggarakan pada pendidikan formal yaitu memakai toga, pemindahan Samir, penyerahan ijazah/ sertifikat kepada 213 lansia. Kegiatan wisuda sekolah lansia salimah (SALSA) seperti yang diungkapkan drg.Prasasti Bintarum selaku direktur SALSA yang merupakan bentuk kerjasama dengan IRL dilaksanakan pada hari Sabtu, 21 Desember 2019 bertempat di aula Pemda 2 Bantul. 

    Kegiatan wisuda ini juga dibekali berupa stadium general bagi peserta didik oleh DR. dr. Probo Suseno, Sp.PD (K.Ger) Finasim, SE sebagai pemateri. Kegiatan wisuda untuk periode ini menandakan bahwa para lansia telah menyelesaikan level tingkat dasar (S1). Tema sekolah lansia SALSA tahun ini lansia sehat peduli sampah plastik. 

    Dalam acara wisuda SALSA juga ditanda tangani peresmian SALSA oleh kepala dinas sosial propinsi DIY. Para pewisuda wisudawati antara lain Ibu Hj Erna Ibu Bupati Kab Bantul, Kepala Dinas sosial Kab Bantul, Dinas Kesehatan, Ketua Komda Lansia DIY, Direktur IRL, Direktur Salsa, ketua PW dan PD Salimah. 


    Ada peserta yang cumlaud 9 orang dengan kategori yang paling aktif, semangat serta tertua di masing-masing sekolah. Peserta tertua yaitu Simbah Mijem berusia 104 tahun. Mbah Mijem meski dengan keterbatasan karena menggunakan tongkat tetap semangat berangkat sekolah dengan rajin hingga akhirnya berhasil menyelesaikan level S1. Keluarga yang membersami Mbah Mijem adalah Cucunya yang ikut ke dalam prosesi wisuda. Meski langkah tak lagi tegap Mbah Mijem penuh semangat mengikuti seluruh prosesi wisuda dengan bahagia apalagi dengan predikat Cumlaud menambah rasa kebahagiaan.