PORTOFOLIO

Indonesia Ramah Lansia merupakan Non Goverment Organization (NGO)yang berkontribusi untuk mewujudkan kawasan ramah lanjut usia dengan pendekatan program berkesinambungan dan perawatan jangka panjang bagi lanjut usia.

OUR TEAM

The awesome people behind our organitation Indonesia Ramah Lansia and their life story.

  • Prof. Dr. drg. Tri Budi W. Rahardjo, M.S

    (Dewan Pembina)

    Guru Besar Gerontologi dan Tim Inti di Centre For Family and Ageing Studies (CeFAS) Universitas Respati Indonesia (URINDO) ; Pengurus Active Aging Consortium Asia Pacific (ACAP) .



  • Dwi Endah, MPH

    (Direktur)

    Meraih penghargaan MDG’s Award 2014 dan Penerima APHC Award “Solving Public Health Problems Through Innovation” . Menginisiasi mewujudkan desa ramah lansia sejak 2013 di DIY serta di 23 Kota seluruh Indonesia, Penulis Buku Dusun Ramah Lansia dan lebih dari 7 tahun mengelola kegiatan CSR perusahaan bidang kesehatan masyarakat.

  • Rizky Erwanto, M.Kep., Ns. Sp.Kep.Kom

    (Direktur Program)

    Dosen dalam bidang keperawatan keluarga, komunitas dan gerontik. Peneliti dan konsultan program keperawatan gerontik (lansia).


  • T.A Erjinyuare Amigo, M.Kep.,Ns. Sp. Kep.Kom

    (Direktur Operasional)

    Peneliti bidang lansia, trainer perawat Puskesmas, aktif membina lansia dan kader kesehatan lansia, aktif di Organisasi Persatuan Perawat Nasional Indonesia, Ikatan Perawat Kesehatan Komunitas Indonesia

Our Branch Team

The awesome people behind our organitation indonesia Ramah Lansia

  • Afrezah, SKM

    Branch of DIY

  • Susiana N, SKM, MN

    Branch of West Java

  • Suci Latifah, S.Gz.,M.Gz

    Branch of East Java

  • Dr. Tri Suratmi

    Branch of Jakarta

  • Lauri Nuralita, SKM

    Branch of Central Java

  • Dewa Baskara, S.Gz

    Branch of Medan

  • Astodana, S.Gz

    Branch of Kalimantan

  • Fuadah, S.Kep.Ns

    Branch of Lampung

  • Nunik, S.Kep

    Branch of Osaka Japan

  • Ainun Jariyah, S.Kep.,Ns

    Branch of NTB

  • Inggrat Kau, S.Kep.Ns

    Branch of NTT

  • Nirmala, S.Kep.,Ns

    Branch of Makasar

BE THE EXTENSION OF GOODNESS

We Invite You To Join Us As We Embark On An Exciting Journey Ahead


Donate

Volunteer

Latest News

  • Diseminasi Penelitian Integrasi Sekolah Lansia BKL Kerjasama BKKBN DIY


    Yogyakarta (27/11) Semua orang jika diberi usia panjang akan melewati fase lanjut usia. Untuk menjadi lanjut usia yang sukses perlu perjuangan sejak dini.  Adanya ledakan jumlah penduduk usia lanjut menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat. Jumlah lansia yang tinggi menjadi tantangan untuk membuat para lansia hidup dengan kualitas yang baik dan produktif.  Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan oleh institusi kesehatan maupun di masyarakat untuk berkontribusi dalam penyehatan lansia adalah sekolah informal lansia yang disebut Sekolah Lansia.

    Sekolah lansia merupakan salah satu upaya pendidikan diperuntukkan bagi lanjut usia. Pendekatan sekolah lansia merupakan salah satu konsep pendidikan secara informal yang dilakukan sepanjang hayat kepada lanjut usia. Pendidikan seumur hidup/sepanjang hayat adalah sebuah sistem konsep-konsep pendidikan yang menerangkan keseluruhan peristiwa-peristiwa kegiatan belajar-mengajar yang berlangsung dalam keseluruhan kehidupan manusia. Hal tersebut juga sesuai dengan UU RI No 13 tahun 1998 tentang kesejahteraan lanjut usia bahwa sebagai penghormatan dan penghargaan kepada lanjut usia diberikan hak untuk meningkatkan kesejahteraan sosial, diantaranya adalah pelayanan pendidikan dan pelatihan. Hal ini disampaikan oleh Direktur IRL DrDwi Endah, MPH dalam melakukan paparan hasil Kajian Penelitian tentang Model Integrasi Sekolah Lansia (ISL) dalam Bina Keluarga Lansia (BKL) Sebagai Upaya Pencapaian 7 (Tujuh) Dimensi Lansia Tangguh. Kegiatan dilaksanakan atas kerjasama antara Indonesia Ramah Lansia dengan Perwakilan BKKBN DIY dalam pelaksanaan Operational Research.

    Sebagai peneliti BKKBN DIY Ir.Sri Sugiharti, M.Kes menyampaikan bahwa kegiatan Integrasi Sekolah Lansia BKL ini terdapat hubungan signifikan sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan. Terlihat ada peningkatan pengetahuan dan perilaku serta ada pencapaian dalam mewujudkan 7 dimensi lansia tangguh di BKL. Kegiatan diseminasi diawali oleh Sambutan dari Kepala Kantor Perwakilan BKKBN DIY Dr Ukik Kusuma Kurniawan SKM MPS MA yang dibacakan oleh Koordinator Bidang KSPK dr Iin Nadzifah Hamid adanya ISL BKL ini menjadi upaya untuk mewujudkan lansia mandiri dan tangguh.  Hasil penelitian tentang Model Integrasi Sekolah Lansia dilakukan  reviewer oleh Prof. Dr Drg Tri Budi W Rahardjo MS, Rektor URINDO Jakarta dan Dewan Pembina IRL serta dosen UNY Dr Nurul Khotimah.






  • HAPI Award For IRL Foundation

    Segenap managemen IRL mengucapkan terima kasih atas kepercayaan kepada kami sebagai peraih penghargaan Asian Health and Welfare Initiatives. Diantara seluruh peserta Asia dan Pacific yang diselenggarakan oleh Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) and the Japan Center for International Exchange (JCIE). 

    Semoga semakin memberikan semangat untuk terus berkarya membawa kebaikan dan kemanfaatan untuk meningkatkan kepedulian dan kemandirian lanjut usia di Indonesia. 


    HAPI is an award program designed to recognize and amplify innovative policies, programs, services, and products that address the challenges facing aging societies. 

    This prize is an initiative of the Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) and the Japan Center for International Exchange (JCIE), carried out under the auspices of the Japanese government’s Asia Health and Wellbeing Initiative (AHWIN). The selection of awardees was carried out by an international committee of experts.


    Award certificate 1st health aging prize for Asian innovation. 

    Second Prize in the Category of community based initiatives  Is hereby awarded to IRL Foundation.

    https://www.ahwin.org/indonesia-elderly-friendly-community-program/


     

  • Armada Ramah Lanjut Usia


    Salah satu upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada lanjut usia kini hadir Armada ramah lansia. Armada ini digunakan dalam mendukung desa ramah lansia. Selain juga memberikan kemudahan akses layanan kesehatan dan edukasi sekolah informal keliling memberikan pengetahuan agar lansia sehat dan mandiri. 

    Semoga yang dilakukan IRL bersama mitra pendukung menjadikan ikhtiar dalam mewujudkan komunitas ramah lanjut usia di Indonesia.













  • Mengabdi untuk Lanjut Usia Bahagia

     




  • International Webinar, Age Friendly University Multidisciplinary Approach

     


    Don't forget to register using the following link: https://bit.ly/intlwebinar4urindo
    Room zoom and YouTube link will be sent via your email after registration.
     
    Participants who take the webinar to the end will receive an e-certificate.
  • Sekolah Lansia Online

    Lansia adalah kelompok populasi risiko rentan terinfeksi virus Covid-19 dengan angka kematian paling tinggi sebesar 20,8% (Kemenkes, 2020). Perlu upaya strategis yang dilakukan salah satunya peran pendidikan informal bagi lansia untuk dapat membantu dalam mempertahankan kualitas hidup lansia saat pandemi atau masa adaptasi kebiasaan baru. Model kegiatan yang sudah dilakukan di Kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) Dusun Dayakan Pengasih Kulonprogo sudah diselenggarakan Sekolah Lansia. Saat sebelum pandemi kegiatan klasikal rutin dilakukan dengan materi mengenai dasar kelanjutusiaan dan pencegahan kepikunan pada lansia. Sejak adanya covid 19 pembelajaran menjadi berhenti, namun kami Tim Pengelola IRL dan BKKBN DIY terus berupaya untuk melakukan beberapa upaya agar kegiatan Sekolah Lansia di BKL terus berjalan. 

    Setelah melakukan identifikasi terbentuklah grup sebagai media daring penyampaikan pembelajaran bagi lansia. Identifikasi anggota ini dilakukan secara berkesinambungan dari Pengurus, kader dan tiap kader memberitahu anggotanya dan didaftarkan ke grup. Saat pandemi kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung selama kurang lebih 3 bulan selain meningkatkan pengetahuan, informasi pencegahan covid 19 juga untuk memantau kondisi siswa dan keluarga. Kami dari penyelenggara mengajar melalui daring dengan media video, power point dan ada PR (Pekerjaan Rumah) yang diberikan untuk bisa dikerjakan dan dilakukan supervisi oleh guru kelas dan kader kesehatan BKL. 

    Kegiatan ini terlenggara atas inisiatif BKKBN DIY dan Indonesia Ramah Lansia serta bekerjasama puskesmas Pengasih 1, Dinas Kesehatan, RSUD Wates, Pemda Kulonprogo. Hasilnya siswa sekolah lansia meningkat pengetahuan, sikap dan perilaku mengenai pencegahan covid. Lansia dan keluarganya tidak ada yang positif covid-19, serta pedukuhan Dayakan 0 kasus dan merupakan daerah hijau. Adanya kegiatan sekolah lansia berbasis daring atau elektronik ini yang dipandu melalui integrasi kurikulum dan pengajar serta pendamping di masing-masing kelompok, siswa yang semuanya lansia dapat menyerap pelajaran dan menerapkan di kehidupan sehari-hari. Hal ini sudah terbukti saat kegiatan ini sudah berlangsung selama 3 bulan banyak siswa yang hingga saat ini melakukan kegiatan yang sudah diajarkan oleh pengajar. Tidak hanya sampai disitu saja para siswa juga mengajarkan keluarganya untuk mencegah covid 19 dan menjaga kesehatan.

    Tantangan terebsar adalah lansia tidak memiliki HP. Hal ini juga kami alami, peserta didik yang berjumlah 90 lansia 40% diantaranya tidak memiliki HP sehingga upaya yang kami lakukan membuat kelompok per masing-masing RT. Semoga salah satu ikhtiar metode ini yang tentunya memiliki banyak tantangan dapat membantu lansia dalam peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku lansia sebagai upaya sehat dan mencegah terjadinya penyakit ditengah situasi belum dapat bertatap muka secara langsung. 

    Sumber berita : Dwi Endah  

     


  • Sedekah Sampah Tingkatkan Kemandirian Sekolah lansia.


    Pengembangan Dusun Ramah Lansia melalui kegiatan Sekolah lansia online di dusun Karet Pleret Bantul kembali dilaksanakan melalui dukungan Kemenristek dikti dan merupakan bentuk pengabdian masyarakat dosen Universitas Respati Yogyakarta. Kegiatan ini juga terselenggara atas kerjasama dari IRL, Puskesmas Pleret, pemerintah desa, pedukuhan dan karang taruna dusun. 


    Ada yang berbeda dari kegiatan sekolah lansia dalam pengembangan dusun ramah lansia ini. Yaitu adanya pelibatan pemuda karangtaruna untuk peduli lansia yaitu mengelola sampah berbasis masyarakat yang hasilnya digunakan untuk operasional kegiatan sekolah lansia sehingga kegiatan terus berjalan dan mandiri. Kegiatan melibatkan lintas generasi (intergeneration) untuk bersama-sama mewujudkan dusun ramah lansia. 


    Sebelum menjalankan kegiatan ada protokoler kesehatan berupa pemeriksaan suhu tubuh, cuci tangan, pemberian masker dan adanya jaga jarak antar peserta. Kedepan kegiatan akan dilaksanakan secara bergantian dengan sistem online dan offline melibatkan kader kesehatan. 


  • Mbah Mijem Wisudawati Cumlaud Berusia 104 Tahun




    Wisuda lansia yang diselenggarakan setiap masa pendidikan informal berakhir merupakan bentuk penghargaan atau apresiasi terhadap lanjut usia. Acara wisuda lansia tidak jauh berbeda dengan wisuda yang diselenggarakan pada pendidikan formal yaitu memakai toga, pemindahan Samir, penyerahan ijazah/ sertifikat kepada 213 lansia. Kegiatan wisuda sekolah lansia salimah (SALSA) seperti yang diungkapkan drg.Prasasti Bintarum selaku direktur SALSA yang merupakan bentuk kerjasama dengan IRL dilaksanakan pada hari Sabtu, 21 Desember 2019 bertempat di aula Pemda 2 Bantul. 

    Kegiatan wisuda ini juga dibekali berupa stadium general bagi peserta didik oleh DR. dr. Probo Suseno, Sp.PD (K.Ger) Finasim, SE sebagai pemateri. Kegiatan wisuda untuk periode ini menandakan bahwa para lansia telah menyelesaikan level tingkat dasar (S1). Tema sekolah lansia SALSA tahun ini lansia sehat peduli sampah plastik. 

    Dalam acara wisuda SALSA juga ditanda tangani peresmian SALSA oleh kepala dinas sosial propinsi DIY. Para pewisuda wisudawati antara lain Ibu Hj Erna Ibu Bupati Kab Bantul, Kepala Dinas sosial Kab Bantul, Dinas Kesehatan, Ketua Komda Lansia DIY, Direktur IRL, Direktur Salsa, ketua PW dan PD Salimah. 


    Ada peserta yang cumlaud 9 orang dengan kategori yang paling aktif, semangat serta tertua di masing-masing sekolah. Peserta tertua yaitu Simbah Mijem berusia 104 tahun. Mbah Mijem meski dengan keterbatasan karena menggunakan tongkat tetap semangat berangkat sekolah dengan rajin hingga akhirnya berhasil menyelesaikan level S1. Keluarga yang membersami Mbah Mijem adalah Cucunya yang ikut ke dalam prosesi wisuda. Meski langkah tak lagi tegap Mbah Mijem penuh semangat mengikuti seluruh prosesi wisuda dengan bahagia apalagi dengan predikat Cumlaud menambah rasa kebahagiaan. 





  • Bantuan Sosial Untuk Lanjut Usia Terdampak Covid-19


    Lanjut usia merupakan kelompok paling rentan dengan penyebaran covid-19. Indonesia ramah lansia telah memperoleh support bantuan dari kemensos RI melalui dinas sosial DIY untuk menyalurkan bantuan sosial kepada 120 lansia terdampak covid-19 yang berada di wilayah Kab Bantul, Kota Yogyakarta, Kab Kulonprogo, GK dan Kab Sleman. 

    Kriteria penerima bantuan ini merupakan lanjut usia diatas 60 tahun dengan kategori tidak mampu (miskin) non-DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Bantuan ini diberikan kepada anggota lansia IRL yang sebagian besar merupakan peserta didik sekolah lansia yang terdampak covid-19.  Semoga bantuan sosial ini bermanfaat dan berkah untuk para lanjut usia untuk tetap sehat dan bahagia. 
  • CONTACT US

    Untuk info lengkap kami silahkan hubungi Nomor telephone dibawah

    Indonesia Ramah Lansia

    • Name : Cluster Kadisoka Permai
    • Street : Jln. Nanas 3 No. 14, Kadisoka, Purwomartani, Kalasan, Sleman DIY
    • Phone : +62-856-4805-8080