PORTOFOLIO

Indonesia Ramah Lansia merupakan Non Goverment Organization (NGO)yang berkontribusi untuk mewujudkan kawasan ramah lanjut usia dengan pendekatan program berkesinambungan dan perawatan jangka panjang bagi lanjut usia.

OUR TEAM

The awesome people behind our organitation Indonesia Ramah Lansia and their life story.





  • Prof. Dr. Drg. Tri Budi W. Rahardjo, M.S
    (Advisory board)





  • Dwi Endah, MPH
    (Executive Director)



  • Rizky Erwanto, M.Kep., Ns. Sp.Kep.Kom
    (Program Director)



  • T.A. Erjinyuare Amigo, M.Kep.,Ns. Sp. Kep.Kom
    (Research and Partnership Director)

Our Branch Team

The awesome people behind our organitation indonesia Ramah Lansia

  • Afrezah, SKM

    Branch of DIY

  • Susiana N, SKM, MN

    Branch of West Java

  • Suci Latifah, S.Gz.,M.Gz

    Branch of East Java

  • Astodhiya, S.Gz

    Branch of Kaltara

  • Dewa Baskara, S.Gz

    Branch of North Sumatera

  • Inggrat Kau, S.Kep.Ns

    Branch of NTT

  • Fuadah, S.Kep.Ns., M.Kep

    Branch of Lampung

  • Ainun Jariyah, S.Kep.,Ns., M.Kep

    Branch of NTB

  • Susanti, S.Kep., Ns

    Branch of Central Java

  • Elly Trisnawati, S.Kep., Ns., M.Kep

    Branch of Kalbar

  • Nunik, S.Kep

    Branch of Osaka

  • Dr. Tri Suratmi

    Branch of Jakarta

BE THE EXTENSION OF GOODNESS

We Invite You To Join Us As We Embark On An Exciting Journey Ahead


Donate

Volunteer

Latest News

  • Kementerian Sosial Resmikan Sekolah Lansia Salimah

     


    Jakarta (24/07) – Salah satu mitra kolaborasi Indonesia Ramah Lansia (IRL) yaitu Pengurus Pusat Salimah menyelenggarakan webinar nasional bertema “Peran Keluarga dalam Meningkatkan Kesejahteraan Hidup Lansia.” Acara yang dihadiri oleh kurang lebih 500 orang peserta di zoom meeting dan juga disiarkan live Youtube Persaudaraan Muslimah, menjadi momen diresmikannya Sekolah Lansia Salimah (Salsa). Peserta yang hadir sangat antusias mengikuti webinar terlihat dari pertanyaan yang disampaikan mengenai bagaimana pendirian Sekolah Lansia yang masuk pada chat box maupun disampaikan secara langsung melalui virtual, juga ingin mengetahui cara penanganan pada lansia supaya menjadi lansia sehat, bahagia dan mandiri.

    . 

    Salsa sebelumnya sudah berjalan dan terbentuk sebanyak 35 sekolah informal yang tersebar di berbagai kabupaten, salah satunya di Bantul, DIY sebagai pionir. Jumlah siswa yang ada saat ini berjumlah 1500, dan sebanyak 242 peserta telah diwisuda. Adapun kurikulum yang dijalankan pada program ini meliputi keagamaan, psikologi, kesehatan, ekonomi dan keterampilan.

    "Sekolah Lansia (Salsa) akan menjadi wadah yang tepat bagi orangtua kita, untuk mendapatkan lingkungan dan suasana yang membuat bahagia, sehat dan mandiri", tutur Etty Praktiknyowati selaku Ketua Umum PP Salimah.

    .

    Mewakili Kementerian Sosial RI, hadir Drs. Andi Hanindito selaku Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia turut memberikan keynote speechnya. “Rerata umur harapan hidup di Indonesia yakni di usia 71 tahun, dan secara keseluruhan mengisyaratkan lansia perempuan lebih panjang umur. Dimana tak sedikit dari mereka yang mengalami kehidupan berat (miskin dan terlantar), terlebih saat pandemi. Kemensos hadir memberikan dukungan dan layanan untuk lansia. Melalui program rehabilitasi sosial, lansia dan seluruh kelompok rentan dapat mengakses 7 layanan pendukung. Kemensos juga mengingatkan pemberdayaan masyarakat, agar mampu menjalankan fungsi sosialnya dalam membantu sesama, khususnya lansia. Kementerian sosial berharap kegiatan Salimah ini dapat bersinergi dengan program Kemensos, agar maksimal dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian lansia di Indonesia.”

    .

    Selanjutnya acara diisi dengan berbagi kisah sukses Sekolah Lansia Salimah yang disampaikan oleh Dwi Endah, MPH dan drg.Prasasti Bintarum sebagai inisiator sekolah lansia salimah (Salsa) di PD Bantul, DIY. Webinar kali ini juga menghadirkan Dr.dr. Probosuseno, Sp.PD, K-Ger. FINASIM, SE, MM.  ketua KSM dan kepala Klinik Geriatri RSUP Dr. Sardjito yang membahas mengenai sindrom lansia dan cara penanganannya.

    Hadir sebagai narasumber lain yaitu Ibu Dr (HC) Nurhayati Subakat, Apt selaku komisaris utama PT Paragon Technology and Innovation. Di usianya yang sudah menginjak 72 tahun mengajak para lansia untuk menjaga produktivitas di usia lanjut dengan menerapkan 5 nilai yakni; ketuhanan, kepedulian, kerendahan hati, ketangguhan serta inovasi. “Tidak semua orang diberi kesempatan untuk menjalani hari-hari di usia lanjut. Mari kita jalani kesempatan ini dengan penuh makna dan kebermanfaatan untuk sesama,” ujarnya.

    .

    Turut hadir pula publik figur Dimas Seto dan Dhini Aminarti yang berbagi pengalamannya dalam pendampingan lansia di rumah. “Kami sangat berterimakasih dengan adanya webinar ini, sehingga mendapat banyak ilmu dan arahan. Tentu dalam mendampingi orang tua dengan penyakit bawaan, kami fokuskan pada kesehatan dan utamanya terkait bagaimana menghilangkan kejenuhan dibalik keterbatasannya. Prinsip yang selalu kami pegang adalah melakukan semua ini sebagai bentuk ibadah. InsyaAlloh kedepannya kami ingin turut serta dalam program Salsa ini lebih lanjut,” jelas Dimas didampingi istri.


    Sumber berita : Ana Mukhlisin & Farandiza Rosalia. 


  • IRL Berbagi Saat Pandemi

    Berbagi ternyata tidak hanya memiliki manfaat untuk orang lain, akan tetapi dengan kebiasaan berbagi ini juga dapat bermanfaat bagi orang yang melakukannya. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh University of British Columbia, kegiatan berbagi diantaranya yaitu melakukan kebaikan seperti melakukan kegiatan social, memberikan bantuan, membelikan makanan untuk orang lain, dan membantu orang lain dapat menurunkan tingkat kecemasan. 

    Selain itu, juga bisa meningkatkan mood positif secara signifikan dan meningkatkan relasi yang positif dengan orang lain. Hal ini akan berdampak signifikan pada kenaikan kebahagiaan seseorang. Kebahagiaan ini selain didapa oleh yang menerima juga yang memberi.

    Pada masa pandemi seperti sekarang, kita bisa mulai menjalankan kebiasaan berbagi dengan orang lain. Untuk melakukannya, berbagi bisa dimulai dengan hal-hal yang kecil dan sederhana. Aplagi pada masa pandemi seperti ini semua kalangan masyarakat terkena dampaknya. Indonesia Ramah Lansia (IRL) turut berbagi membantu keluarga/lansia yang tidak mampu atau bagi keluarga lansia yang sedang isolasi mandiri. Ini merupakan salah satu kegiatan harapannya dapat meringankan pemenuhan kebutuhan dasar di masa pandemi Covid 19. 

    Meskipun yang dilakukan merupakan hal yang kecil dan tidak memberikan dampak yang signifikan akan tetapi semoga ikut meringankan beban dari lansia maupun keluarga lansia yang sedang dalam kesulitan. Bukanlah besar atau kecil yang diberikan, rasa empati dan keikhlasan pada orang lain adalah hal yang lebih utama. 

    Semoga berkah manfaat. 

  • Dimas Seto & Dhini Aminarti Akan Hadiri Launching Sekolah Lansia

     




    Salah satu mitra kolaborasi IRL dalam mewujudkan lanjut usia SMART melalui sekolah lansia yaitu Salimah yang akan meresmikan SALSA (Sekolah Lansia Salimah) serempak secara nasional di 345 kota/kab di Indonesia. 

    Acara ini dibuka langsung oleh Ibu Menteri Sosial RI juga dihadiri Ketua PP Salimah, direktur IRL para narasumber yang ahli dibidangnya, serta Public Figure (Dimas Seto dan Dhini Aminarti) dengan tema Peran Keluarga dalam Meningkatkan Kesejahteraan Hidup Lansia. 

    Sekolah lansia ini merupakan kegiatan pendidikan informal berbasis masyarakat ditujukan kepada lanjut usia dalam rangka peningkatan kualitas hidup lansia. Kurikulum yang diberikan antara lain mengenai spiritual, kesehatan, sosial, kemandirian dan ekonomi. 

    “Kami segenap managemen IRL mengucapkan selamat atas peresmian Sekolah Lansia Salimah (Salsa) semoga semakin membawa kemanfaatan untuk terus meningkatkan kualitas dan kemandirian lanjut usia demi mewujudkan Indonesia Ramah Lanjut Usia". 

    Mari sama-sama untuk mengikuti pada :

    ๐Ÿ“†Hari Sabtu, 24 Juli 2021
    ⏰ jam 08.00-12.00
    ๐Ÿ–ฅ Live Youtube Persaudaraan Muslimah Salimah 


  • Terus Usaha Meski Usia Telah Senja

     


    Ibu Siti Fatonah (68) tahun yang berdomisili di Pengasih, Kulonprogo DIY adalah salah satu sosok lanjut usia produktif dan mandiri, tidak kenal lelah terus usaha meski usia telah senja. Ibu Siti memiliki usaha berjualan pakaian dan perkakas rumah tangga. 

    Salah satu program IRL yaitu memfasilitasi lansia dalam meningkatkan kesejahteraan diusia senja dalam program senior preneur, sesuai potensi dan kemampuan masing-masing. Kewirausaha pada lanjut usia juga menjadi kurikulum kegiatan sekolah lansia baik pada level S1 (level dasar) maupun S2 level lanjut.

    Mari bersinergi bersama mewujudkan lanjut usia mandiri dan berdaya guna. 

    Kita-kita yang masih muda jangan mau kalah yaa,,terus semangat dan terus usaha. 



  • Peran Keluarga dalam Mencegah Pneumonia pada Usia Lanjut


    Pneumonia merupakan salah satu dari 10 penyebab kematian teratas di Indonesia. Menurut informasi dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, sekitar 1,4 juta orang di seluruh dunia tercatat meninggal akibat pneumonia setiap tahunnya
    . Pneumonia umumnya lebih rentan menyerang lansia berusia 50 tahun ke atas, dan lansia yang mengidap pneumonia juga lebih rentan mengalami komplikasi lebih lanjut seperti abses paru-paru dan keracunan darah (sepsis).

    Lantas, apa yang bisa seorang anak dan keluarga lakukan untuk membantu menjaga agar orang tua tetap sehat dan terhindar dari pneumonia?


    Dalam peringatan Hari Keluarga Nasional yang jatuh setiap tanggal 29 Juni, Indonesia Ramah Lansia dengan dukungan dari Pfizer, berupaya menjawab pertanyaan tersebut melalui acara diskusi publik bersama para pakar yaitu dokter spesialis paru dan pernapasan RS Pondok Indah - Pondok Indah, dr. Amira Anwar, Sp.P, FAPSR dan konselor keluarga dr. Ida Rochmawati. M.Sc., Sp.KJ (K). Ada 497 peserta terdaftar mengikuti webinar online.

    Para pakar yang hang hadir dalam acara diskusi publik tersebut membagikan tiga peran penting anak dalam menjaga kesehatan orang tua sebagai berikut :


    1. Menjaga pola hidup sehat bagi orang tua

    Kebersihan tempat tinggal dan pola makan yang berimbang merupakan faktor utama untuk menjaga daya tahan tubuh dan mencegah beragam penyakit termasuk pneumonia. Namun, seiring bertambahnya usia, orang tua dapat merasa terlalu lelah untuk membersihkan lingkungan tempat tinggal serta juga menyiapkan makanan yang bergizi seimbang.

    “Anak dapat membantu membersihkan lingkungan tempat tinggal dan selalu memastikan asupan gizi seimbang untuk orang tua mereka. Ketika orang tua sudah tidak memiliki energi dan stamina untuk menjaga pola hidup yang sehat, anak dapat membantu merawat orang tua mereka untuk memenuhi kebutuhannya, seperti yang telah orang tua kita lakukan kepada kita ketika beranjak dewasa,” ujar dr. Amira.


    2. Mendampingi orang tua dalam perawatan kesehatan mereka

    Agar terhindar dari pneumonia, penting bagi orang memasuki usia lanjut untuk rutin memeriksakan kondisi kesehatan dan menerima vaksinasi PCV. Namun, seringkali orang tua tidak termotivasi untuk melakukan rutinitas ini. Anak dapat menjadi roda penggerak agar orang tua pada akhirnya dapat menemui petugas kesehatan dan mendapatkan perawatan yang diperlukan.

    Menurut dr. Ida, salah satu faktor keengganan orang tua untuk menerima vaksin atau melakukan perawatan kesehatan adalah kurangnya referensi dan informasi. “Oleh karena itu, untuk meyakinkan orang tua tentu harus kita lihat situasinya terlebih dahulu. Mula-mula kita gali pemahaman mereka. Bila pemahamannya benar, kita kuatkan. Bila salah, kita perbaiki. Kita juga harus bisa mengajak orang tua berdiskusi sekaligus memberikan edukasi dari sumber yang valid,” jelas dr. Ida.

    “Seorang anak juga perlu melakukan upaya lebih jauh dari sekadar mengingatkan orang tua untuk memeriksakan kesehatan ataupun menerima vaksinasi. Hal lain yang dapat dilakukan, misalnya membantu orang tua untuk membuat janji dengan dokter ataupun rumah sakit, hingga menjemput dan mengantar mereka ke rumah sakit untuk kontrol rutin. Dengan meminimalkan upaya yang orang tua harus lakukan, orang tua memiliki lebih sedikit alasan untuk menolak imbauan dari anak,” tambah dr. Amira.


    3. Tetap jaga kesehatan diri sendiri

    Penting bagi anak untuk dapat menjaga kesehatannya sendiri agar tidak membebani pikiran orang tua, terutama ketika sedang sibuk merawat orang tua.

    “Orang tua cenderung memprioritaskan kesehatan anak-anak dan cucunya ketimbang kesehatannya sendiri. Mereka pun juga tidak ingin kondisi kesehatannya merepotkan keluarga dan sanak saudaranya. Oleh karena itu, penting bagi anak yang sedang merawat orang tuanya untuk tidak memaksakan diri dan tetap menjaga kesehatan, agar tidak membuat orang tua khawatir yang mana dapat mempengaruhi daya tahan dan kondisi kesehatan mereka,” lanjut dr. Ida.


    Pfizer Indonesia selaku kolaborator acara webinar yang diselenggarakan IRL, kembali menekankan dukungan mereka terhadap program edukasi guna meningkatkan pencegahan akan penyakit pneumonia serta meningkatkan akses publik terhadap pelayanan kesehatan preventif yang berkualitas.

    “Hari Keluarga Nasional merupakan momen yang tepat untuk mengingatkan kita bahwa kesehatan anggota keluarga kita, terutama orang tua kita yang sudah berusia lanjut, adalah prioritas yang utama. Oleh karena itu, dalam kesempatan  acara ini ingin mendorong kesadaran publik akan bahaya penyakit pneumonia bagi para orang tua yang sudah berusia lanjut, serta mengenai pentingnya vaksinasi PCV terhadap orang tua sebagai upaya pencegahan

    Saksikan lengkapnya pada video live youtube Video lengkap webinar klik disini

  • Makalah Kebijakan, Sekolah Lansia Perlu Direplikasi

     




  • Webinar Hari Keluarga Nasional, Lindungi Lansia dari Penyakit Pneumonia

     



    ๐—Ÿ๐—ฒ๐—ฏ๐—ถ๐—ต ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐Ÿฐ๐Ÿฏ.๐Ÿฌ๐Ÿฌ๐Ÿฌ ๐—ผ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ถ๐—ป๐—ด๐—ด๐—ฎ๐—น ๐—ฎ๐—ธ๐—ถ๐—ฏ๐—ฎ๐˜ ๐—ฃ๐—ป๐—ฒ๐˜‚๐—บ๐—ผ๐—ป๐—ถ๐—ฎ ๐—ฑ๐—ถ ๐—œ๐—ป๐—ฑ๐—ผ๐—ป๐—ฒ๐˜€๐—ถ๐—ฎ (๐Ÿฎ๐Ÿฌ๐Ÿญ๐Ÿณ)

    Dan 66% terjadi pada lansia! 

    Bersama Indonesia Ramah Lansia, mari kenali dan cegah resiko Pneumonia pada keluarga lansia tangguh dengan mengikuti webinar eksklusif membahas "Bahaya Penyakit Pneumonia" yang akan disampaikan oleh, 

    ๐Ÿ—ฃdr. Amira Anwar, Sp.P., FAPSR
    Dokter Spesialis Paru dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI)

    Sekaligus membahas peran keluarga untuk mewujudkan lansia yang bebas pneumonia dengan mental sehat, tangguh, dan bahagia bersama, 

    ๐Ÿ—ฃdr. Ida Rochmawati, Sp.KJ
    (@idapsikiater) 
    Psikiater & Konselor Kesehatan Mental Keluarga

    Webinar akan diselenggaran pada:
    ๐Ÿ—“Hari/tanggal: Senin, 28 Juni 2021
    ⏰Waktu: 13.30-15.00 WIB

    Dan akan dipandu oleh, 

    ๐Ÿ—ฃSisilia Endah
    (@sisiliaendah) 
    MC, Radio Announcer, Public Speaking & English Trainer

    Webinar ini terbuka bagi siapa saja yang peduli. Segera daftarkan diri Anda melalui

    Pendaftaran GRATIS!!

    ๐Ÿ’กDan dapatkan e-certificate & doorprize menarik

    CP:





  • Tetap Sehat dan Aktif di Usia Emas



    Lanjut usia adalah fase hidup yang dialami manusia yang disebut masa emas karena tidak semua dapat merasakan fase tersebut. Seiring bertambahnya usia seseorang, lansia akan mengalami penurunan kapasitas fisiologis secara bertahap dalam berbagai sistem, seperti muskuloskeletal, kardiovaskuler, neurophyschiatry dan sistem kekebalan tubuh.

    Akibatnya, pada usia ini kesehatan merupakan salah satu aspek penting yang harus diperhatikan demi terwujudnya kualitas hidup yang optimalSebagai bentuk kepedulian akan hal tersebut, Anlene bersama Yayasan Indonesia Ramah Lansia mengadakan webinar yang dihadiri 160 peserta lansia dan pra lansia dengan tema “Bagaimana menjaga tubuh tetap sehat dan aktif di usia emas”. 

    Pemateri pada Webinar ini adalah :

    1. dr. Rina Juwita, Sp.PD (spesialis penyakit dalam)

    2. Bapak T.A. Erjinyuare Amigo

    3. Ibu Rhesya Agustine


    Pada sesi Webinar ini dibahas terkait  :


    1. Kesehatan tulang dan sendi pada lansia.

    Pada sesi ini dijelaskan oleh dr. Rina Juwita, Sp.PD (spesialis penyakit dalam) bahwa keluhan yang paling banyak terjadi pada lansia terkait sendi yang sering bermasalah yakni pada lengan, tulang belakang, panggul, dan lutut. Semakin bertambah umur, tulang yang dulunya padat akan semakin merenggang atau massa tulang yang menurun seperti tulang jadi tipis, rapuh, dan mudah patah sehingga pada lansia harus berhati-hati agar tidak terjatuh. Gejala umum osteoporosis adalah nyeri pada tulang, tinggi badan berkurang dan bungkuk. Untuk pencegahannya dapat dilakukan dengan cukup asupan Kalsium dan Vitamin D, lakukan olahraga secara teratur, hindari merokok dan konsumsi alkohol, konsultasi pada dokter mengenai kesehatan tulang Anda, dan lakukan tes kepadatan tulang.


    2. Menjaga keseimbangan tubuh, jiwa, dan pikiran.

    Untuk menjaga keseimbangan pikiran lansia maka lansia dapat diajak melakukan kegiatan belajar bersama, memberikan terapi seni pada lansia/art therapy, dan terapi puzzle. Untuk melancarkan peredaran darah di kaki dan mencegah terjadinya nekrosis atau kematian jaringan pada area kaki akibat terhambatnya peredaran darah ke kaki dapat dilakukan senam kaki diabetic. 


    3. Indonesia sehat, aktif, dan bahagia melalui sinergi antara pemerintah, organisasi profesi, organisasi masyarakat, dan swasta.

    Anlene menagajak masyarakat Indonesia untuk tetap bergerak aktif melalui kegiatan-kegiatan seperti ayo Indonesia bergerak, Gerakan masyarakat hidup sehat selama pandemi #AyoIndonesiaBergerak dalam kegiatan ini juga setiap bulannya dibuat senam-senam khusus yang diciptakan agar selama pandemi ini lansia tetap dapat bergerak dan tetap bisa berolahraga di rumah masing-masing. Kegiatan terkait kesehatan lansia juga dilakukan oleh Anlene yakni memastikan pentingnya asupan nutrisi bagi lansia untuk meminimalisir lansia dari resiko-resiko kesehatan yang terkait dengan usiaAdapun webinar yang diadakan tentang bagaimana melindungi lansia dari risiko ekonomi dan hukum. Kegiatan ini dilakukan agar masyarakat Indonesia dan para lansia dapat lebih sehat dan bahagia. Anlene yang selama ini aktif mendukung gerakan hidup sehat dan lansia sehat dengan asupan nutrisi tinggi kalsium. Anlene berkomitmen dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang aktif dan produktif dengan slogannya: Ayo Indonesia Bergerak.


    Dalam sesi tanya jawab, pemateri kembali mengingatkan lansia pentingnya gaya hidup sehat. Proses penuaan yang terlalu cepat karena lingkungan yang buruk dapat dilawan dengan mengkonsumsi mengkonsumsi sayur dan buah yang berwarna cerah karena mengandung antioksidan yang dapat melawan radikal bebas. dr. Rina Juwita juga menyarankan lansia untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 karena tingkat kematian Covid-19 pada lansia sangat tinggi, diperparah dengan adanya penyakit penyerta pada lansia. Adapun rasa mengantuk berlebih dan tubuh terasa lemas yang dirasakan setelah divaksin merupakan efek samping yang wajar bagi lansia.

    Kegiatan Webinar “Rahasia Sehat Seimbang di Usia Emas” bersama Anlene dan Yayasan IRL dapat disaksikan di kanal youtube Anlene Indonesia di bawah ini :




  • Senang Buat Lansia Bahagia

     



     
  • Webinar Menyambut Hari Lanjut Usia Nasional



    Menyambut Hari Lanjut Usia Nasional 2021

    Indonesia Ramah Lansia bekerja sama dg Universitas Respati Indonesia & RS UII DIY mengadakan webinar online bersama narasumber : 

    ๐Ÿ—ฃ Prof. Tri Budi, W., MS.

    (Guru Besar Gerontologi & Rektor URINDO Jakarta )

    ๐Ÿ“’ Semakin Tua Makin Bahagia (Menua dengan Sukses)


    ๐Ÿ—ฃDwi Endah, MPH

    (Direktur Eksekutif IRL)

    ๐Ÿ“’ Bagaimana Mewujudkan Kawasan Ramah Lansia ?


    ๐Ÿ—ฃdr. Kinanti Sekarsari, Sp.N (Dokter Spesialis Saraf RS UII - DIY) 

    ๐Ÿ“’ Pikun Saat Tua, Apakah Wajar ? 


    ๐Ÿ—“ Hari Sabtu, 29 Mei 2021 

    ⏰ Jam 09.00 - 11.00 WIB

    ๐Ÿท Klik  Daftar disini

     http://bit.ly/DaftarIRL


    ๐ŸŒLink zoom  bit.ly/ZoomIRL

    ๐ŸŒMeeting ID: 830 7391 8043

    ๐ŸŒPasscode: WebinarIRL

    ๐Ÿ“ŒCP : wa.me/6281615852997 (santi)

  • Webinar: Rahasia Sehat & Aktif di Usia Emas bersama Anlene



    Usia emas pada orang tua merupakan salah satu aspek penting demi terwujudnya kualitas hidup yang optimal. Sebagai bentuk kepedulian akan hal tersebut, Anlene bersama Yayasan Indonesia Ramah Lansia mengadakan webinar dengan tema "Bagaimana menjaga tubuh tetap sehat dan aktif di usia emas". Tentunya dengan berbagai aktivitas online yang menarik seperti fun exercise, diskusi panel, dan sharing pengalaman yang akan dipaparkan langsung oleh pakar di bidangnya:

    - dr. Rina Juwita, Sp.PD (Spesialis Penyakit Dalam)
    - T.A. Erjinyuare Amigo, M.Kep., Ns.Sp.Kep.Kom (Geriatri Nurse, Indonesia Ramah Lansia)
    - Rhesya Agustine (Marketing Manager Anlene)


    Webinar akan dilaksanakan pada:

    Hari/Tanggal: Selasa, 25 Mei 2021

    Pukul: 10.00-11.30 WIB

    Link pendaftaran: bit.ly/daftarAnleneIRL 


    Webinar ini terbuka untuk publik termasuk lansia, pra-lansia, maupun caregiver lansia. Dapatkan informasi terupdate terkait kesehatan tulang, sendi, otot, dan juga kesejahteraan lansia serta bagaimana menjaga kesehatan lansia di masa pandemi dengan vaksin, pentingnya keseimbangan oleh tubuh, jiwa dan pikiran, juga nutrisi yang tepat untuk optimalisasi usia emas. 


    Segera daftarkan diri Anda di link yang tersedia, gratis! 


    Salam #SehatDanAktif #LebihDariSusu


    CP: wa.me/6281393090229 (Rianti)

  • Sekolah Lansia Online Jilid 3: Senam Kegel untuk Mengatasi Ngompol pada Lansia



    Di usia senior atau lansia pada umumnya memang sering kali dijumpai masalah ngompol. Hal ini terkait dengan perubahan fisiologis yang dipengaruhi oleh perkembangan usia. Jika tidak dimanajemen dengan baik, tentunya hal ini akan menjadi masalah tersendiri bagi senior atau lansia. Oleh karena itu, di edisi ke 3 dari #SeniorSchool (Sekolah Lansia Online) yang telah diadakan pada tanggal 24 April 2021 yang lalu dibahas mengenai Kegel Exercise atau Senam Kegel untuk Mencegah Mengompol pada Lansia. 

    Senam Kegel adalah latihan untuk memperkuat otot dasar panggul yang dapat dipraktikkan sendiri di rumah. Bagaimana cara melakukannya, silakan tonton rekaman webinar ini untuk mendapatkan penjelasan dari narasumber kami, Venny Vidayanti, S.Kep., Ns., M.Kep, dosen UNRIYO dan Reproductive Health Expert of IRL: 



    #SeniorSchool adalah sekolah untuk lansia dalam bentuk webinar yang rutin dilaksanakan oleh Yayasan Indonesia Ramah Lansia bersama narasumber terpilih. Kunjungi kanal youtube kami di Indonesia Ramah Lansia dan ikuti instagram @Indonesia_ramah_lansia atau melalui facebook di Irl ID agar tidak ketinggalan informasi webinar Senior School selanjutnya.
  • CONTACT US

    Untuk info lengkap kami silahkan hubungi Nomor telephone dibawah

    Indonesia Ramah Lansia

    • Name : Cluster Kadisoka Permai
    • Street : Jln. Nanas 3 No. 14, Kadisoka, Purwomartani, Kalasan, Sleman DIY
    • Phone : +62-856-4805-8080